Senin, 03 September 2012

Suratku Untuk Para Malaikat

Untuk Para Malaikat di Syurga
Hatiku remuk hancur saat aku diajarkn arti kehilangan yg sebenar-benarnya.
Bukannya aku tak rela, 
tapi mengapa dia yg harus pergi?
bukankah aku lebih pantas?
Perasaanku tak punya lagi kekuatan untuk merasakan apa yang telah kurasakan saat bersamanya.
 
Karena dia berbeda,
Karena dia mampu menerangi sisi gelapku dengan lentera kecil dari senyumnya.
Karena dia mampu meruntuhkan keegoisanku dengan alunan merdu dari senandungnya.
 
Wahai Kalian Para Malaikat,
Bagaimana bila kita buat perjanjian atas nama cinta?
Apakah kalian setuju?

Tentu diriku kalian anggap gila atas semua ini,
Atas semua jalan pikiranku tentang cinta.
Atau bagaimana bila kalian ambil saja nyawaku, 
agar aku bisa kembali menjadi kekasihnya. 
Yang aku tahu, aku hanya bisa menangisi kepergiannya dengan perasaan rindu abadi yang menyelinap dalam hati.
Dan tak ada lagi alasanku untuk hidup didunia bila tanpa cintanya...






Tidak ada komentar:

Posting Komentar